Abdul Razak Arsyad, S.H., M.H

Parepare, independennews.idAbdul Razak Arsyad, S.H., M.H., yang akrab disapa Acha, telah menunjukkan dedikasi luar biasa selama menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare-Barru periode 2021–2024. Di bawah kepemimpinannya, PWI Parepare mengalami transformasi signifikan yang berdampak positif bagi insan pers di wilayah tersebut.

Pembenahan Administrasi dan Infrastruktur

Salah satu langkah awal yang diambil Acha adalah mengembalikan fungsi sekretariat PWI Parepare sebagai wajah pertama organisasi. Ia menata sistem administrasi dengan rapi, memastikan data anggota dan informasi terkait PWI tersedia dan mudah diakses saat dibutuhkan.

Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Wartawan

Acha menyadari bahwa kualitas wartawan sangat bergantung pada kompetensi dan profesionalisme mereka. Untuk itu, ia menginisiasi berbagai program pelatihan dan uji kompetensi wartawan. Salah satunya adalah Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang digelar pada 5 Desember 2024 di Café Lagota, Parepare. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta dari berbagai daerah, termasuk Parepare, Sidrap, Barru, dan Enrekang. Tujuan dari OKK ini adalah untuk meningkatkan inovasi diri di bidang jurnalistik dan membekali wartawan dengan pemahaman tentang Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik. 

Selain itu, PWI Parepare juga melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bekerja sama dengan lembaga uji kompetensi Pikiran Rakyat (PR). UKW ini terdiri dari dua tingkatan, yaitu Muda dan Madya. Dalam kegiatan tersebut, 10 orang berhasil lulus pada UKW Muda dan 27 orang pada UKW Madya, menunjukkan tingginya antusiasme dan kualitas peserta.

Kepedulian Sosial dan Dukungan terhadap PWI

Meskipun telah menyelesaikan masa jabatannya, Acha tetap menunjukkan kepedulian terhadap PWI Parepare. Pada Idul Adha 1446 H, ia berhasil melobi H. Surianto, seorang tokoh masyarakat di Parepare, untuk menyediakan satu ekor sapi qurban bagi PWI Parepare. Langkah ini mencerminkan dedikasinya yang tak mengenal batas waktu jabatan.

Penutupan

Abdul Razak Arsyad telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam perkembangan PWI Parepare. Melalui kepemimpinannya yang visioner dan penuh dedikasi, ia berhasil membawa organisasi ini menuju arah yang lebih profesional dan berintegritas. Kiprahnya menjadi contoh nyata bahwa seorang pemimpin tidak hanya memimpin selama masa jabatan, tetapi juga meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi generasi berikutnya.

Editor: Usman Laica

By admin