Mamuju, independennews.idKegiatan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pondok Pesantren Mandala Nusantara berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan pada Jumat (17/04/2026). Acara ini menjadi momen penting dalam upaya pengembangan pendidikan Islam di lingkungan Mandala Nusantara.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof. Dr. KH. Faried Wajedi, M.A. selaku pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, serta Prof. Dr. Muhammad Agus, M.Th.I. selaku Ketua IAI DDI Mangkoso. Selain itu, turut hadir para tokoh yang merupakan alumni Pondok Pesantren DDI Mangkoso, serta keluarga besar Mandala Nusantara.

Kehadiran Gurutta Prof. Dr. KH. Faried Wajedi, MA disambut penuh suka cita oleh para guru, santri, dan santriwati. Suasana haru dan bahagia terlihat saat para santri berebut mencium tangan beliau sebagai bentuk penghormatan kepada guru dan orang yang dituakan. Sejak kedatangan hingga meninggalkan kompleks Mandala Nusantara, beliau tampak senantiasa tersenyum, menambah kehangatan suasana.

Dalam pesannya kepada para santri dan madrasah, beliau menyampaikan:

“Bila ingin meraih keberkahan maka tempuhlah pendidikan dengan ikhlas. InsyaAllah keberkahan itu akan menghampirimu.”

Pesan tersebut menjadi motivasi spiritual bagi seluruh peserta yang hadir, sekaligus memperkuat semangat dalam menuntut ilmu.

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan pembacaan beberapa surah Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Gurutta Prof. Dr. KH. Faried Wajedi, MA. Selanjutnya, prosesi diteruskan oleh Prof. Dr. Muhammad Agus, M.ThI, Amaliah, S.Pd.I., M.Pd selaku Ketua Yayasan Mandala Nusantara, serta Rusmin Saleh, S.Ag sebagai perwakilan alumni DDI Mangkoso Kabupaten Mamuju.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Gurutta dengan penuh kekhusyukan. Setelah itu, rombongan melanjutkan kegiatan ke mushollah madrasah, kemudian beristirahat dan makan bersama di rumah Ketua Yayasan Mandala Nusantara sebelum Gurutta melanjutkan perjalanan ke Kota Mamuju untuk agenda berikutnya.

Ketua Yayasan Mandala Nusantara, Amaliah, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan harapannya agar kehadiran Gurutta menjadi sumber keberkahan dan inspirasi. Ia berharap Pondok Pesantren Mandala Nusantara dapat berkembang dengan menjadikan Pondok Pesantren DDI Mangkoso sebagai spirit dan teladan dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul dan penuh keberkahan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud kerinduan santri kepada gurunya serta harapan besar akan keberkahan doa untuk kemajuan Mandala Nusantara di masa mendatang. (Usm)

By admin