Jakarta, independennews.id — Jelang laga penting Timnas Indonesia melawan China dan Jepang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Ketua PSSI Erick Thohir mengeluarkan pesan tegas kepada Pelatih Patrick Kluivert dan seluruh pemain. Laga kontra China pada 5 Juni 2025 dan Jepang pada 10 Juni mendatang menjadi sangat krusial bagi peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Erick menegaskan agar skuad Garuda tidak menganggap remeh kedua lawan tersebut. Ia mengingatkan para pemain untuk tetap fokus dan tidak terlena dengan rasa percaya diri berlebihan, belajar dari kekalahan tim sebelumnya

“Kalau kami menang lawan China dan Jepang, peluang itu tetap terbuka. Tapi jangan remehkan lawan, apalagi Jepang karena kami bermain tandang,” ujar Erick, seperti dikutip dari Viva.co.id, Senin (19/5/2025).
Ia juga menambahkan, meskipun lolos ke Piala Dunia bukanlah hal yang mudah, dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi. “Sepak bola itu 50:50,” tegasnya.
Erick mengingatkan pentingnya menjaga optimisme, tetapi juga mengingatkan bahwa setiap pertandingan harus dijalani dengan serius agar tidak terulang kekalahan menyakitkan yang dialami Indonesia melawan Australia sebelumnya.
32 Pemain yang Masuk Daftar Garuda Calling
Erick juga mengumumkan daftar 32 pemain yang masuk dalam pemanggilan untuk laga kualifikasi ini, yang terdiri dari kiper, bek, gelandang, sayap, dan penyerang. Beberapa nama yang mencuri perhatian adalah Maarten Paes (FC Dallas), Emil Audero (Palermo), Jay Idzes (Venezia), Mees Hilgers (Twente), hingga para penyerang seperti Egy Maulana Vikri (Dewa United) dan Stefano Lilipaly (Borneo FC).
Sisi Lain Erick Thohir
Di balik kiprah kepemimpinannya di PSSI, Erick Thohir juga dikenal sebagai sosok pekerja keras. Hal ini diungkapkan oleh Cha Young-ju, istri mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang mengungkapkan kekagumannya terhadap kesibukan Erick, yang juga menjabat sebagai Menteri Negara dan pemilik klub Oxford di Inggris. Cha Young-ju menyebut bahwa Erick adalah sosok yang sangat berdedikasi, meskipun memiliki banyak tanggung jawab di berbagai bidang.
Hari-hari ini, Indonesia tengah menantikan laga-laga penuh harapan ini, dan pesan Erick Thohir menjadi pengingat bahwa untuk mencapai tujuan besar, setiap langkah harus dilakukan dengan penuh kesiapan dan keseriusan. (Rid)
