Parepare, independennews.idGoa Tompangnge, yang terletak di sebelah tenggara Kota Parepare, Sulawesi Selatan, merupakan destinasi wisata alam yang menarik bagi para pecinta petualangan dan penelusuran gua. Goa ini dikenal juga sebagai “Goa Kelelawar” karena dihuni oleh ribuan kelelawar yang dapat disaksikan langsung saat memasuki area gua. 

Lokasinya tepat di kaki bukit RT/RW: 01/04 Bilalang, Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, Sulsel.

Akses menuju Goa Tompangnge dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 45 menit dari pusat Kota Parepare. Setibanya di lokasi, pengunjung akan disambut oleh mulut gua yang sempit, namun semakin ke dalam, ruangannya semakin luas dan terdapat banyak cabang yang menantang untuk dijelajahi. Selain itu, sekitar 500 meter dari gua, terdapat air terjun alami yang alirannya berasal dari akar-akar pohon yang menggantung di puncak bukit, menambah keindahan alam sekitar. 

Goa ini juga memiliki nilai ekologis tinggi, dengan kandungan fosfat dan guano kelelawar yang melimpah, yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik oleh masyarakat setempat. Namun, pengelolaan sumber daya alam di sekitar gua harus dilakukan dengan bijaksana untuk menjaga kelestarian habitat kelelawar dan ekosistem gua itu sendiri. 

Salah seorang warga, Arief, mengungkapkan bahwa Goa Tompangnge memiliki daya tarik alam yang luar biasa. “Tempat ini sangat indah dan masih alami. Kami sangat berharap pemerintah dapat membantu lebih banyak dalam pengelolaannya supaya bisa lebih dikenal oleh wisatawan,” ujarnya, Minggu 06/04/2025.

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan sektor pariwisata di sekitar Goa Tompangnge dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar, seperti membuka lapangan pekerjaan dan memperkenalkan budaya lokal.

Warga lainnya, Piana, yang juga aktif dalam kegiatan pelestarian alam, mengungkapkan kekhawatirannya terkait dengan kurangnya fasilitas yang memadai di sekitar goa. “Meskipun indah, pengelolaan tempat wisata di sini masih kurang maksimal. Beberapa fasilitas seperti jalur akses yang perlu segera diperbaiki agar pengunjung merasa nyaman,” kata Piana.

Sementara itu, para pengunjung dari luar daerah yang telah berkunjung ke Goa Tompangnge pun memberikan kesan positif. “Pemandangannya sangat menakjubkan. Saya bisa merasakan kedamaian dan keindahan alam yang jarang ditemukan di tempat lain. Namun, tentu saja, fasilitas dan akses menuju goa perlu lebih diperhatikan,” ujar Nilam, salah seorang wisatawan yang datang dari Kabuoaten Tojo Una-Una, Sulteng.

Di tengah berbagai harapan dan saran yang disampaikan warga dan pengunjung, warga setempat berharap agar bisa segera berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan Goa Tompangnge menjadi destinasi wisata yang lebih terkelola dengan baik, sehingga bisa menarik lebih banyak wisatawan tanpa mengabaikan kelestarian alam dan budaya lokal.

Dengan potensi yang dimiliki, Goa Tompangnge berpeluang besar untuk menjadi salah satu tujuan wisata utama di wilayah tersebut, dengan dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait.

Bagi para wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Goa Tompangnge, disarankan untuk mempersiapkan perlengkapan penelusuran gua yang memadai dan selalu menjaga kebersihan serta kelestarian alam sekitar selama berada di lokasi. (USM)

By admin