Mamuju, independennews.id – UPTD SMPN 2 Tobadak melaksanakan kegiatan kookurikuler pada semester ganjil tahun pelajaran ini dengan mengusung tema “Jejak Budaya Nusantara: Dari Eksplorasi ke Pentas Apresiasi.” Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk mengenal, mengeksplorasi, serta menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui berbagai bentuk seni dan kreativitas.

Kegiatan kookurikuler ini berlangsung sejak Rabu, 29 Oktober, dan mencapai puncaknya pada Senin, 10 November, yang ditandai dengan gelar karya dan pentas apresiasi budaya Nusantara oleh para peserta didik.

Firdayanti, S.Pd., Gr., selaku panitia kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi siswa terhadap keberagaman budaya Nusantara. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk menggali potensi diri serta mengekspresikan kecintaan mereka terhadap budaya Indonesia.
Hal senada disampaikan oleh Putri Rahmawati, S.Pd., Gr., selaku koordinator kegiatan kookurikuler. Ia mengatakan bahwa pentas karya budaya Nusantara ini sangat menarik dan bermanfaat karena mampu menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap budaya bangsa, sekaligus memperkuat karakter, kreativitas, dan kerja sama antar peserta didik.

Kepala UPTD SMPN 2 Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Hj. Hasnawati, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah bekerja keras dan tanpa lelah dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi peran serta orang tua dan wali murid yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka.
“Dukungan dari seluruh pihak sangat berarti dan menjadi kunci kesuksesan acara ini. Gelar karya ini merupakan puncak dari kegiatan pembelajaran kookurikuler di sekolah kami yang bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Nusantara,” ujarnya, Senin 15/12/2025.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan siswa-siswi UPTD SMPN 2 Tobadak semakin mencintai budaya Indonesia dan tumbuh menjadi generasi penerus yang peduli terhadap pelestarian warisan budaya bangsa. (Usman Laica)
