Jakarta, independennews.id -– Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengejutkan publik sepak bola Tanah Air dengan tidak memasukkan nama gelandang serang muda berbakat, Marselino Ferdinan, dalam daftar 28 pemain yang dipersiapkan menghadapi babak krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keputusan ini menjadi sorotan karena Marselino, yang sebelumnya selalu menjadi andalan timnas, absen bukan karena cedera atau sanksi, melainkan murni pertimbangan performa dan waktu bermain di level klub.
Dalam dua laga uji coba terakhir melawan Taiwan dan Lebanon, kontribusi Marselino dinilai kurang memuaskan oleh pelatih asal Belanda tersebut. Terlebih, waktu bermain pemain berusia 21 tahun ini di klub Eropa sangat minim, hanya 139 menit di KMSK Deinze dan 16 menit di Oxford United. Saat ini, ia sedang menjalani masa peminjaman di klub Slovakia, AS Trencin, namun belum mencatatkan debut resmi.
Direktur olahraga AS Trencin, Andrej Zacik, menegaskan bahwa Marselino membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, yang menjadi alasan logis di balik pencoretannya dari skuad timnas.
Patrick Kluivert menegaskan bahwa standar pemilihan pemain di Timnas Indonesia bukan berdasarkan nama besar, melainkan performa dan kontribusi nyata di level klub. Absennya Marselino memaksa pelatih untuk merombak strategi lini tengah dan mengandalkan pemain lain yang lebih siap menghadapi tantangan berat dari Arab Saudi dan Irak dalam Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia.
Meski demikian, Kluivert membuka peluang bagi Marselino untuk kembali ke tim nasional asalkan sang pemain berhasil mendapatkan waktu bermain reguler dan meningkatkan performanya di Eropa.
Keputusan ini dianggap sebagai langkah strategis jangka pendek demi keberhasilan Timnas Indonesia di kualifikasi, sekaligus menjadi tantangan bagi Marselino untuk bangkit dan membuktikan kualitasnya.
Publik dan penggemar diharapkan terus memberikan dukungan agar Marselino dapat fokus dan kembali bersinar bersama Timnas Indonesia di masa mendatang. (Usm)
