Soppeng, independennews.id -– Polemik hilangnya lima unit ekskavator bantuan program SERASI di Kabupaten Soppeng mendapat perhatian serius dari DPRD setempat. Anggota DPRD Soppeng, Andi Takdir Akbar Singke, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna menelusuri persoalan yang telah menimbulkan keresahan di kalangan petani.

Menurut legislator Fraksi Partai Demokrat tersebut, langkah membentuk Pansus merupakan pilihan logis agar permasalahan dapat diselesaikan secara transparan dan akuntabel. “Ini usulan yang sangat bagus agar semua bisa terang benderang. Aset yang dibeli dari pajak rakyat itu harus terselamatkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan petani, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya, Rabu (31/7/2025).

Diketahui, kasus ini mencuat setelah lima ekskavator bantuan pemerintah yang semestinya mendukung pertanian lahan rawa dilaporkan raib. Meski sebagian alat berat telah ditemukan, namun belum seluruhnya kembali ke pengelolaan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Soppeng.

Andi Takdir menilai, DPRD tidak boleh tinggal diam terhadap persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. “Pansus adalah pilihan terbaik. Ini bukan persoalan kecil, karena menyangkut aset negara yang terindikasi disalahgunakan,” ujarnya.

Putra tokoh kharismatik Soppeng, Andi Cambang, itu juga menegaskan pentingnya menjaga marwah DPRD sebagai lembaga yang peka terhadap aspirasi masyarakat. “Sebagai wakil rakyat, kami harus hadir saat masyarakat menghadapi masalah, apalagi yang menyangkut keberlangsungan pertanian. Jangan sampai DPRD kehilangan kepercayaan publik hanya karena lalai menjalankan fungsi pengawasan,” ungkapnya.

Ia berkomitmen untuk mendorong pimpinan DPRD segera menindaklanjuti aspirasi LSM dan masyarakat tersebut. “Kami akan kawal proses ini agar tidak sekadar menjadi wacana. Harus ada langkah konkret demi kepentingan petani dan penyelamatan aset negara,” pungkasnya. (Ismail Waru)

By admin