Parepare, independennews.idMenteri Agama Republik Indonesia, K.H. Prof. Dr. Nazaruddin Umar, tampil sebagai khatib salat Jumat di Masjid Raya Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (25/07). Ini merupakan kali pertama Menag Nazaruddin menjadi khatib di Parepare sejak dilantik beberapa bulan lalu.

Dalam khutbahnya, Menteri Agama menyampaikan tema mengenai kriteria manusia yang bertaqwa. Menurutnya, terdapat dua karakter utama yang mencerminkan ketakwaan seseorang, yaitu syukur dan sabar.

“Jika seseorang mampu bersyukur hingga mencapai tingkat syakur, yakni mampu mensyukuri segala sesuatu yang terjadi padanya, baik itu nikmat maupun ujian, maka itulah bentuk syukur tertinggi,” ungkapnya di hadapan ribuan jamaah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kesabaran yang ideal adalah ketika seseorang bisa mencapai level assabur, yang digambarkan sebagai kemampuan membalas air tuba dengan air susu.

“Jika kita telah mampu bersyukur sampai pada level syakur dan bersabar hingga mencapai tingkatan assabur, maka iblis pun akan menjauhi kita,” tegas Menteri Agama dalam khutbahnya.

Kehadiran Menteri Agama disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan jamaah memadati Masjid Raya Parepare sejak beberapa jam sebelum waktu salat Jumat tiba. Antusiasme ini menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan dan figur pemimpin spiritual nasional.

Usai salat Jumat, Menteri Agama turut meninjau kegiatan “Jumat Berkah”, sebuah program rutin Masjid Raya Parepare yang menyediakan makan siang gratis bagi jamaah. Program ini telah berjalan selama beberapa waktu dan setiap pekannya menyediakan sekitar 1.000 porsi makanan, yang selalu disambut gembira oleh jamaah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masjid dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat berbagi di tengah masyarakat. (Rid)

By admin