Jakarta, independennews.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti terus aktif dalam memperkuat sektor pendidikan di Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan. Dalam beberapa pekan terakhir, ia telah melaksanakan sejumlah kunjungan kerja, pertemuan dengan berbagai pihak, serta meresmikan berbagai inisiatif penting dalam dunia pendidikan.
Salah satu kegiatan yang mencuri perhatian adalah kunjungan Abdul Mu’ti ke beberapa daerah untuk memantau langsung implementasi kebijakan pendidikan. Ia mengunjungi beberapa sekolah di daerah terpencil untuk memastikan bahwa kebijakan pendidikan yang sudah diterapkan dapat berjalan dengan efektif dan merata, khususnya dalam hal pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Selain itu, Abdul Mu’ti juga telah menggelar diskusi bersama para pendidik dan stakeholder pendidikan untuk mengevaluasi serta merumuskan kebijakan yang lebih inklusif. Fokus utama dalam kegiatan ini adalah memperbaiki kualitas guru dan pendidikan yang berfokus pada keterampilan abad ke-21 serta penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar.
“Transformasi pendidikan bukan hanya soal fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga soal penguatan kualitas guru dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman,” ujar Abdul Mu’ti dalam sebuah kesempatan.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti juga memimpin peluncuran beberapa program untuk meningkatkan literasi digital di kalangan siswa dan guru, serta memperkenalkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel dengan memanfaatkan teknologi. Program ini bertujuan untuk mendukung para pelajar agar dapat bersaing di tingkat global.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, ia juga memfasilitasi pelatihan bagi para guru agar mereka dapat mengadaptasi metode pengajaran yang lebih modern dan relevan. Dengan kegiatan-kegiatan ini, Abdul Mu’ti berharap Indonesia bisa mencapai tujuan besar untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih berkualitas dan setara di seluruh penjuru tanah air.
Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan komitmen Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam mempercepat transformasi dunia pendidikan di Indonesia, dengan menempatkan kualitas pendidikan dan pemerataan sebagai prioritas utama. (USM)
