Polewali Mandar, independennews.id – SDN 003 Lampa, yang terletak di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, butuh perhatian serius dari pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar. Menurut Kepala SDN 003 Lampa, Rudi Husain, S.Pd., sekolah ini menghadapi berbagai kendala serius terkait infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang sangat membutuhkan perbaikan.
“Bangunan sekolah kami sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama pada bagian plafon yang sudah pecah-pecah dan sering kali jatuh. Kami juga masih menggunakan atap seng yang sudah cukup usang,” ujar Rudi Husain, Sabtu, 22/03/2025.

Kerusakan tersebut tidak hanya terjadi pada plafon dan atap, tetapi juga melanda tujuh ruang kelas dan perpustakaan yang telah rusak. Lantai keramik di perpustakaan pun dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.
Selain itu, lanjutnya, kondisi fasilitas sanitasi juga sangat mengkhawatirkan. SDN 003 Lampa hanya memiliki dua toilet untuk 259 siswa, yang juga digunakan oleh para guru. Oleh karena itu, pihak sekolah sangat mengharapkan adanya tambahan empat toilet siswa untuk memenuhi kebutuhan yang ada.
“Kami sangat membutuhkan penambahan fasilitas toilet, baik untuk siswa maupun untuk para guru,” tambah Kepala Sekolah Rudi Husain.
Meski dengan kondisi yang serba terbatas, prestasi sekolah tersebut patut diapresiasi. SebabsSiswa SDN 003 Lampa pernah meraih Juara II dalam kompetisi bulutangkis tingkat Kabupaten. Keberhasilan tersebut mencerminkan semangat dan dedikasi para siswa serta guru dalam menghadapi keterbatasan fasilitas yang ada.
Jumlah guru yang mengajar di sekolah ini adalah 10 PNS dan 7 P3K. Di antara para guru tersebut, terdapat juga seorang guru yang mengajar Bahasa Inggris dari kelas 1 hingga kelas 6, serta operator sekolah yang berperan penting dalam kelancaran administrasi sekolah.
Dengan kondisi ini, pihak SDN 003 Lampa berharap agar pemerintah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar memberikan perhatian dan segera merealisasikan perbaikan dan rehabilitasi terhadap sekolah mereka, agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih baik dan nyaman.
Sekolah ini, dengan segala keterbatasan, terus berupaya memberikan pendidikan yang terbaik bagi generasi muda, namun tentu saja bantuan dan dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan lebih aman. (Muksin)
