Ketua Kelompok Tani Allapporeng, Abdul Majid

independennews.id (Sidrap) — “Terima Kasih, kami ucapkan kepada pemerintah atas adanya beberapa bantuan yang telah diberikannya kepada kelompok tani binaan saya ini. Karena berkat bantuan tersebut, kebutuhan para petani, utamanya yang tergabung dalam kelompok tani binaan saya telah tepenuhi, dan dapat menggarap lahan dengan baik hingga menghasilkan panen yang memuaskan pula”, tutur Ketua Kelompok Tani Allapporeng Kelurahan Lancirang Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidrap, Sulsel, Abdul Majid, saat ditemui di kediamannya, beberapa waktu lalu.

Sejak menjabat, lanjutnya, tepatnya mulai 2017, pemerintah telah beberapa kali memberikan bantuan kepada kelompok taninya seperti bantuan pompa air sebanyak 5 unit pada TA.2019, pembangunan jalan 150 x 3 meter, pembangunan tersier 209 meter plus tambahan volume 12 meter sebesar Rp75 juta TA.2022 dari Balai Provinsi Sulsel.

“Bantuan pompa air sebanyak 5 unit saya bagikan kepada anggota saya sesuai dangan aturan yang berlaku. Begitu pula dengan proses pembangunan jalan dan tersier, kami laksanakan sesuai dengan RAB dan Gambar, agar hasilnya tidak melenceng dari bestek. Sebab saya menginginkan hasil pembangunan yang bermutu dan berkualitas, supaya lama digunakan. Bahkan, pada pembangunan tersier TA.2022 dari Balai Provi, Sulsel dengan anggaran sebesar Rp75 juta, ada penambahan volume sepanjang 12 meter, sehingga hasil pekerjaan kami menjadi 221 meter, dimana yang dianjurkan dalam RAB hanyalah 209 meter,” ungkapnya penuh semangat.

Sungai yang sangat butuh bantuan pengerukan dari pemerintah

Lebih jauh, Abdul Majid, menyampaikan, selain dipercaya petani sebagai Ketua Kelompok Tani, ia juga diberikan amanah oleh pemerintah untuk menjabat sebagai Kepala Lingkungan di Kelurahan Lancirang ini. Sehingga selain berusaha semaksimal mungkin melobi bantuan ke pemerintah untuk memenuhi kebutuhan urgen para petani, ia juga selalu mengupayakan agar warganya di lingkungan binaannya hidup rukun, aman, damai dan tentram serta terpenuhi segala fasilitas umum yang dibutuhkan.

“Terkait dengan jabatan saya sebagai kepala lingkunga di Kelurahan Lancirang ini, saya telah bermohon ke pemerintah pembangunan jemabatan dan pengadaan tiang listrik. Dan Alhamdulillah, pada tahun lalu pemerintah telah mengabulkan usulan saya 4 unit jembatan di lingkungan saya, dan pengadaan tiang listrik juga telah ada beberapa yang berdiri dan menyala,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Abdul Majid juga mengatakan, “sebenarnya masyawarakat sangat membutuhkan pengerukan sungai di Lancirang sepanjang 4 km, agar aliran air lancar masuk ke jaringan irigasi. Disamping itu, juga butuh perbaikan pintu air irigasi dari pemerintah, karena meskipun sudah ditutup, air tetap mengalir keluar lewat selah-selahnya, sehingga air tidak bisa tertampug secara maksimal”.  (Rusli Laica)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *