Parepare, independennews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Angkatan 115 menggelar Seminar Program Kerja di Sekretariat Kampung KB Capgal, Jalan Keterampilan RT 02 RW 02, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan ini menjadi agenda awal mahasiswa KKN UNHAS Angkatan 115 dalam rangka memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di tengah masyarakat. Seminar dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, lembaga kemasyarakatan, serta perwakilan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Nenni Triana, S.Sos., selaku Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Bacukiki Barat yang mewakili Camat Bacukiki Barat. Dari pihak Kelurahan Cappa Galung hadir M. JUR selaku Kepala Seksi Pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Aipda Kasril S. selaku Bhabinkamtibmas, Babinsa Koptu Kaizar, Evi Riska Pratiwi, A.Md.Keb selaku Bidan Kelurahan, para Ketua RT dan RW, serta unsur lembaga kemasyarakatan kelurahan.
Partisipasi masyarakat juga terlihat dari kehadiran Pengurus Kelompok Konstituen Kartini, Kader Posyandu Cenderawasih 1 hingga 6, Kader Kampung KB dan Rumah DataKu (RDK) Cappa Galung, serta Moch. Alfauzan Farauq selaku Koordinator Kecamatan Bacukiki Barat. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh Mahasiswa KKN UNHAS Makassar Angkatan 115 sebagai pelaksana program pengabdian.
Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah kecamatan dan kelurahan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UNHAS Angkatan 115 di Kelurahan Cappa Galung. Mereka berharap program-program yang dirancang dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan kualitas kesehatan masyarakat.
Seminar ini memaparkan fokus Program Kerja Mahasiswa KKN UNHAS Angkatan 115 yang mengangkat empat isu strategis, yakni persampahan, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penanggulangan kemiskinan, serta pencegahan stunting. Keempat isu tersebut dinilai sebagai permasalahan utama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi.
Adapun sejumlah program unggulan yang dipaparkan meliputi pengembangan Sistem Informasi dan Analisis Data Rumah DataKu (RDK) Cappa Galung berbasis web atau aplikasi, program edukasi hukum “Kenali Hukum, Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual” di UPT SMA Negeri 2 Parepare, serta kampanye “Stop Pernikahan Dini sebagai Langkah Awal Pencegahan Stunting” bagi pelajar.
Selain itu, mahasiswa KKN juga merancang program peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pentingnya sanitasi lingkungan sehat, pemanfaatan limbah galon sekali pakai untuk budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA), gerakan edukasi visual kesehatan masyarakat terkait pencegahan stunting dan DBD, serta edukasi stabilitas lingkungan melalui media video pendek untuk mendorong kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.
Kegiatan seminar berlangsung lancar dan interaktif dengan adanya sesi diskusi serta penyampaian masukan dari para peserta. Berbagai saran konstruktif disampaikan guna menyempurnakan pelaksanaan program agar lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Melalui Seminar Program Kerja ini, Mahasiswa KKN UNHAS Angkatan 115 diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan sekaligus mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sosial, kesehatan, dan ekonomi di Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. (Mlp)
