Mamuju Tengah, independennews.idSMP Negeri 1 Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, melaksanakan perayaan Natal pada Minggu, 14 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan melibatkan seluruh warga sekolah, khususnya siswa dan guru yang beragama Kristen.

Kepala SMPN 1 Tobadak, Gede Arsana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa perayaan Natal ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki makna yang lebih mendalam.

“Kegiatan ini merupakan manifestasi dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter religius siswa. Kami memandang perayaan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat kerukunan dan menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, di mana setiap siswa merasa diterima dan dihargai,” ujarnya, Kamis 18/12/2025.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama perayaan Natal ini adalah menanamkan nilai-nilai hakiki Natal kepada siswa, khususnya pesan kedamaian dan sukacita.

“Tujuan utama kami adalah menanamkan makna Natal yang sesungguhnya, yaitu membawa kedamaian dan sukacita. Selain penguatan iman, kami ingin kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar tentang kepedulian sosial, yang tercermin melalui aksi berbagi yang dilakukan selama rangkaian acara,” jelasnya.

Dari sisi pendidikan, kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik. Selain melatih keberanian dan kepercayaan diri siswa saat tampil di depan umum, perayaan Natal juga menjadi media pembelajaran nilai toleransi dan empati.

“Secara pedagogis, kegiatan ini sangat efektif untuk membangun kepercayaan diri siswa. Dampak jangka panjangnya adalah tumbuhnya sikap toleransi dan empati. Siswa belajar bahwa di tengah perbedaan, ada ruang untuk saling mendukung dan merayakan kebersamaan secara harmonis,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah juga menyampaikan pesan khusus kepada siswa dan guru. Kepada siswa, ia berpesan agar nilai-nilai kasih yang diajarkan dalam perayaan Natal dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadilah pembawa terang di mana pun kalian berada. Prestasi akademik itu penting, namun memiliki hati yang penuh kasih dan integritas jauh lebih berharga,” pesannya.

Sementara kepada para guru, ia mengajak untuk terus menjalankan tugas pendidikan dengan penuh kasih dan dedikasi.

“Teruslah mendidik dengan kasih sayang. Jadikan momen Natal ini sebagai pengingat akan panggilan mulia kita untuk menuntun generasi muda dengan dedikasi dan kesabaran,” tuturnya.

Perayaan Natal di SMPN 1 Tobadak berlangsung dalam suasana yang sangat menyentuh. Prosesi ibadah berjalan khidmat, terutama saat penyalaan lilin yang diiringi lagu Malam Kudus. Suasana haru kemudian berpadu dengan keceriaan ketika para siswa menampilkan berbagai kreativitas.

Perpaduan antara keheningan doa dan sukacita perayaan tersebut menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi di lingkungan SMPN 1 Tobadak. (Usman Laica)

By admin