Mamuju, independennews.id — Madrasah Aliyah (MA) Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju, Sulawesi Barat, kembali menggelar Gelar Budaya pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis pagi, 4 Desember 2025, dan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas X, XI, hingga XII.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tampil memukau dengan mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah, seperti Mandar, Bugis, Toraja, dan Makassar. Keberagaman busana tradisional ini semakin memperindah suasana pawai budaya yang dilepas dari halaman MA Al-Chaeriyah, kemudian melewati kawasan BTN Simboro, hingga berakhir di Jalan Martadinata, dan kembali melalui rute yang sama.


Kepala MA Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju, Suriani, S.Pd., M.Pd.Gr, yang telah menjabat sejak tahun 2019, mengungkapkan bahwa kegiatan Gelar Budaya ini merupakan penyelenggaraan kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2019. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk menanamkan kecintaan siswa terhadap budaya daerah, khususnya budaya yang ada di Sulawesi Barat yang terdiri dari berbagai suku.


“Tujuan kami agar siswa dapat mengenal, memahami, dan mencintai budaya dari setiap daerah. Selain itu, Gelar Budaya juga bertujuan meningkatkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan antara siswa dan guru,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa MA Al-Chaeriyah Ma’arif memiliki komitmen kuat dalam melestarikan budaya lokal melalui kegiatan edukatif yang kreatif dan melibatkan seluruh warga sekolah.


Dengan antusiasme siswa dan dukungan penuh dari pihak madrasah, Gelar Budaya tahun ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang memberi manfaat edukatif sekaligus memperkuat identitas budaya di lingkungan MA Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju. (Usman Laica)
