Mamuju, independennews.id – MI Miftahul Ulum Toabo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kurikulum Berbasis Cinta pada Minggu, 16 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah nyata madrasah dalam memperkuat peran guru untuk mendidik generasi muda di tengah maraknya degradasi moral yang terjadi akhir-akhir ini.

Kepala MI Miftahul Ulum Toabo, M. Abdul Majid, S.Pd, menjelaskan bahwa BIMTEK ini bertujuan memberikan wawasan dan inspirasi baru bagi para guru agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.
“Dengan menjadikan cinta sebagai fondasi dalam setiap tindakan, kita berharap dapat membangun lingkungan madrasah yang harmonis, toleran, dan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Kegiatan BIMTEK ini menghadirkan Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Wilayah II, H. Basir Sagira, S.T., M.Pd, sebagai narasumber. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai cinta, empati, dan kepedulian, sehingga peserta didik tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
Para guru MI Miftahul Ulum Toabo mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusias. Mereka berharap materi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memperbaiki metode pengajaran serta membangun karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan terselenggaranya BIMTEK ini, MI Miftahul Ulum Toabo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berlandaskan cinta kasih. (Usman Laica)
