independennews.id — Proyek Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini memasuki fase krusial yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan. Tahun 2025 Menjadi Tahun Strategis karena sejumlah target ambisius dikejar Pemerintah, terutama penyelesaian Infrastruktur Dasar dan dimulainya pembangunan kawasan-kawasan strategis baru. Semua ini dilakukan sebagai langkah konkret menuju realisasi IKN sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028.

Progres Nyata Pembangunan

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai rencana yang telah ditetapkan dalam Perpres 79/2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Hingga saat ini, terdapat 9 paket pekerjaan yang masuk dalam APBN 2025 dengan progres fisik mencapai 28,55%.

Rinciannya meliputi 7 paket pembangunan jalan di Wilayah Perencanaan (WP) 1B dan 1C, serta masing-masing 1 paket untuk penataan Kawasan Sepaku dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Semua proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2025, menjadi fondasi penting bagi tahap pembangunan berikutnya.

Selain itu, pembangunan yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga mencatat progres signifikan. Pekerjaan lanjutan dari tahun sebelumnya kini sudah mencapai 82,88% untuk Kementerian PU dan 99,03% untuk Kementerian PKP, dengan target penyelesaian akhir 2025.

Memasuki Fase Baru: Batch II Tahap II

Lebih jauh, pembangunan IKN akan segera memasuki fase baru pada Batch II Tahap II yang dimulai akhir 2025. Fase ini menandai dimulainya pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Legislatif dan Yudikatif, meliputi gedung perkantoran, jalan kawasan, serta INFRADAS (Infrastruktur Dasar) pendukungnya.

Kontrak pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif direncanakan pada Oktober–November 2025, dengan target penyelesaian hingga 2028. Momentum ini akan menjadi titik balik nyata dalam perwujudan IKN sebagai Pusat Pemerintahan Politik Bangsa.

Harapan dan Tanggung Jawab Kolektif

Perjalanan menuju IKN bukan hanya urusan Pemerintah Pusat. Proyek monumental ini adalah Tanggung Jawab Kolektif seluruh Bangsa, yang membutuhkan dukungan penuh dari berbagai elemen: Pemerintah Daerah, Masyarakat Lokal, Dunia Usaha, serta para Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Tokoh Adat, Pemuda, dan Mahasiswa.

IKN harus dipahami bukan sekadar megaproyek fisik, melainkan simbol “Transformasi Indonesia” menuju tata kelola pemerintahan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan masyarakat sejak dini akan memperkuat rasa memiliki, menghindarkan potensi ketimpangan sosial, dan memastikan pembangunan berjalan dengan prinsip keadilan.

Optimisme Menuju 2028

Target ambisius Pemerintah untuk memindahkan seluruh elemen inti Pemerintahan ke Kawasan Inti Pusat Ibu Kota (KIPP) pada 2028 memang bukan pekerjaan mudah. Namun dengan progres nyata, dukungan regulasi, dan kerja kolaboratif, harapan tersebut semakin nyata.

IKN adalah simbol optimisme sekaligus “Amanah Besar”. Ia harus menjadi kota yang Merefleksikan Jati Diri Bangsa: “Maju, Hijau, Inklusif, Berkeadilan, dan Berkelanjutan”. Tantangan akan selalu ada, tetapi kerja kolektif seluruh elemen bangsa akan menjadi kunci agar IKN benar-benar menjadi “Warisan Bersejarah untuk Generasi Mendatang”.

Momentum Pembangunan IKN 2025–2028 adalah ujian sekaligus kesempatan emas bagi bangsa Indonesia. Apabila berhasil, maka dunia akan menyaksikan Indonesia sebagai negara yang tidak hanya besar secara geografis dan populasi, tetapi juga “Visioner dalam Mewujudkan Masa Depan Peradaban Bangsa”.

Kini saatnya seluruh elemen bangsa bersatu, mendukung, sekaligus mengawal pembangunan IKN agar cita-cita bersama menuju Indonesia Emas 2045 semakin nyata.

Terinspirasi dari lirik lagu :

  1. IKN Tumah Kita

“IKN Rumah Kita”

Ibu Kota Nusantara tercinta
Simbol persatuan bangsa nan jaya
Di sini semua suku dan budaya
Bersatu dalam harmoni berdaya

IKN Rumah Kita yang hebat
Tempat impian dan harapan kuat
Maju berlandaskan cita bersama
Bergerak membangun nusantara
Menuju masa depan yang mulia

Tanah harapan, tanah impian
Di sini lahir pemimpin yang bijak
Di sini tumbuh bangsa yang tangguh
IKN cermin Indonesia maju
Tempat kita bersatu padu
Menuju masa depan penuh cahaya

IKN penuh harapan nan jelas
Jelang Indonesia Emas
Kita siap menyongsong masa
Bangun negeri dengan kerja nyata
Mewujudkan mimpi bersama
Maju bersama bangsa berjaya
Bangkit bersama rakyat bahagia
Unggul, Maju dan Sejahtera
Nusantara baru…
Indonesia maju…

Lirik/Syair Karya : YM. Sjahrir Tamsi
Aransemen/Penyanyi : Paulus Ranbakila
Makassar, 7 September 2024.

  1. Nusantara Baru

“Nusantara Baru”

Dari Sabang sampai Merauke,
Tanah air Kita satu jiwa.
Walau berbeda, kita tetap sama,
Bersama-sama jaga nusantara.

Nusantara Baru, semangat membara,
Bersama Kita bangun bangsa.
Di setiap langkah, Kita kan berjuang,
Untuk masa depan yang gemilang.

Kita kuat dalam perbedaan,
Satu tujuan, satu impian.
Nusantara Baru, tempat kita bertumbuh,
Menuju masa depan yang utuh.

Majulah Indonesia, jelang Indonesia Emas,
Bersatu genggam dunia.
Dengan semangat, Kita melangkah,
Menuju kejayaan yang nyata.

Nusantara Baru, Kita bersatu.
Bangkit, Unggul, Maju dan Sejahtera.
Bersama jaya, maju tak gentar.
Dengan cinta, Kita akan jaga,
Nusantara Baru, Rumah Kita Semua.

Lirik oleh : YM. Sjahrir Tamsi.
Aransemen dan Penyanyi : Paulus Rambakila
Polewali, 13 Agustus 2024.

Salam Budaya Literasi dan Salam Hormat Penuh Takzim.
Penulis : Sjahrir Tamsi
Editor : Usman Laica

By admin