Polewali Mandar, independennews.idSuasana penuh khidmat dan semarak mewarnai Malam Ramah Tamah dan Resepsi Masyarakat Adat Arajang Binuang yang digelar di Lapangan Upacara Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa malam (19/8). Kegiatan ini menjadi salah satu puncak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Kecamatan Binuang, Sulawesi Barat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Dapil Polman I, Masdar Mahmuddin, S.Pd., M.Si. Turut hadir pula jajaran Forkopimcam Binuang, termasuk Kapolsek dan Danramil, serta Paduka Yang Mulia (PYM) Arajang Binuang Mandar XVIII, H. Andi Aprasing Lamattulada, SH., MH., Ph.D., didampingi para YM. Arung, YM. Tomakaka, dan seluruh Perangkat Adat.

Bupati Apresiasi Dukungan Masyarakat Adat

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya Masyarakat Adat Arajang Binuang Mandar, atas kontribusinya dalam menyukseskan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di Kecamatan Binuang.

“Semoga kolaborasi antara Pemerintah dan Masyarakat Adat terus menjadi teladan bagi generasi muda. Malam Ramah Tamah ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam menjaga kebersamaan dan budaya,” ungkapnya.

Simbol Kuatnya Peran Adat

Kehadiran lengkap PYM. Arajang Binuang Mandar XVIII bersama para Dewan Adat dan Perangkatnya menjadi simbol penting dalam pelestarian budaya dan perekat persatuan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan adat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam membangun Polewali Mandar yang lebih baik dan berbudaya.

Adapun yang hadir dalam Resepsi Adat malam itu antara lain

PYM. Arajang Binuang Mandar XVIII beserta seluruh Perangkat Adat dan YM. Putri Binuang YM. Dewan Adat Ulu Bate bersama para Tomakaka dari: Katumbangan, Tanete, Amola, Kaleo’, Tandakan, Cendana, Manye-manye, Tappina, Sauran. YM. Dewan Adat Tangnga Bate bersama Tomakaka dari: Penanian, Biru, Tallong, Mammi, Rappoang, Rea, Kanang, Passembaran. YM. Dewan Adat Cappa Bate Dara’ bersama Tomakaka dari: Dara’, Jambu, Kiri-Kiri, Manding, Sulewatang, Lemo.

Camat Binuang: “Semangat Juang 45 Tetap Menyala”

Camat Binuang, Andi Saggap Rahim, S.Pd., dalam sambutannya menyebut bahwa kehadiran masyarakat adat dalam Malam Ramah Tamah ini menjadi cerminan dari semangat perjuangan yang terus hidup.

“Dukungan dari masyarakat adat adalah kekuatan besar dalam menyukseskan peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Binuang,” tegasnya.

Penutup: Doa Bersama dan Tari Perang Tradisional

Bupati Polman, H. Samsul Mahmud Menikmati Kuliner khas Masyarakat Adat Binuang pada acara Pesta Rakyat

Acara ditutup dengan doa bersama dan hiburan rakyat berupa penampilan Tari To Erang Batu, tarian khas suku Pattae’ Binuang yang secara historis digunakan sebagai pengantar keberangkatan prajurit Arajang Binuang ke medan perang. Tarian ini menjadi simbol perjuangan, kekuatan spiritual, dan identitas budaya masyarakat adat dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Salam Budaya!

Polman yang Lebih Baik. Merdeka!

(YM. Sjahrir Tamsi)

By admin