Tojo Una-Una, independennews.id -– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso menyelenggarakan serangkaian kegiatan lomba Islami tingkat anak-anak di Desa Kajulangko, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 21 hingga 25 Juli 2025, dipusatkan di halaman Masjid AR-Muzna.

Dengan mengangkat tema “Menyongsong Tahun Baru Islam, Menanamkan Nilai-Nilai Islam Sejak Dini yang Berlandaskan Kearifan Lokal,” kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat keagamaan dan mempererat tali persaudaraan di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus umat.

Lomba-lomba yang dilaksanakan antara lain lomba adzan, cerdas cermat Islami, shalawat kreasi, dan lomba jepeng – sebuah bentuk kesenian Islami yang sarat dengan nilai budaya lokal. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, dengan keikutsertaan anak-anak dari berbagai dusun di Desa Kajulangko.

Menurut Karnilasari selaku perwakilan panitia pelaksana, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat menyemarakkan Tahun Baru Islam dengan cara yang mendidik dan menyenangkan bagi anak-anak. “1 Muharram bukan hanya sekadar pergantian tanggal dalam kalender Hijriah, tetapi menjadi momen penting untuk memperbaharui semangat beragama, memperkuat iman, dan meningkatkan kualitas diri sebagai seorang Muslim. Lomba-lomba Islami ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Karnilasari.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN STAI Poso dengan Pemerintah Desa Kajulangko, dalam hal ini Kepala Desa, Rustam W Bilo, S.AP, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Sumber pendanaan kegiatan diperoleh dari Pemerintah Desa Kajulangko, mahasiswa KKN, donatur, serta sumbangan dari masyarakat dan pihak ketiga.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan tradisi memperingati Tahun Baru Islam bisa terus dilestarikan di Desa Kajulangko, serta menjadi agenda tahunan yang memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak dalam aspek keagamaan dan sosial. (Usman Laica)

Simak videonya berikut

By admin