independennews.idHarga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada hari ini, Sabtu (19/7/2025). Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia, harga emas 24 karat naik Rp 10.000 per gram menjadi Rp 1.927.000 per gram, dari sebelumnya Rp 1.917.000 per gram.

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali oleh pihak Logam Mulia juga ikut naik sebesar Rp 10.000, dari Rp 1.763.000 per gram menjadi Rp 1.773.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam hari ini adalah Rp 154.000 per gram.

Tidak Cocok untuk Trading Jangka Pendek

Perbedaan harga jual dan buyback yang cukup lebar menunjukkan bahwa investasi emas batangan tidak cocok untuk trading jangka pendek. Sebab, jika Anda membeli emas di pagi hari seharga Rp 1.927.000 dan karena alasan mendesak harus menjualnya di hari yang sama, Anda hanya akan menerima Rp 1.773.000 per gram—artinya rugi instan Rp 154.000 per gram.

Namun dalam jangka panjang, emas terbukti memberikan imbal hasil yang positif. Kenaikan harga emas secara tahunan menunjukkan potensi keuntungan yang menjanjikan bagi investor yang sabar.

Cuan 24,95% Jika Beli Setahun Lalu

Sebagai gambaran, investor yang membeli emas Antam setahun lalu pada 19 Juli 2024 dengan harga Rp 1.419.000 per gram, dan menjualnya hari ini dengan harga buyback Rp 1.773.000 per gram, akan memperoleh keuntungan sebesar 24,95%.

Berikut ini ilustrasi untung-rugi dari harga emas Antam berdasarkan tanggal pembelian:

Kesimpulan

Investasi emas batangan memang bukan untuk mereka yang ingin cepat untung dalam jangka pendek. Namun bagi investor jangka panjang, logam mulia tetap menjadi aset yang cukup stabil dan berpotensi memberikan keuntungan signifikan. Kunci utamanya adalah kesabaran dan pemahaman bahwa keuntungan dari emas biasanya baru terasa setelah disimpan dalam jangka waktu cukup lama. (Rid)

By admin