Mamuju, independennews.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (DPP MES), H. Erick Thohir, melalui Sekretaris IV, Dr. Teguh Santosa, secara resmi melantik Dewan Pengurus Wilayah MES Provinsi Sulawesi Barat (DPW MES Sulbar) periode 1446–1451 H / 2024–2029 M. Prosesi pelantikan dilangsungkan di Aula Lantai III Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju, Rabu (11/06/2025).
Pelantikan ini menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran ekonomi syariah di wilayah Sulawesi Barat sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah dan nasional.

Edukasi Keuangan Syariah Lewat Roadshow Pasar Modal
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Roadshow Pasar Modal Syariah bertajuk “Gaya Investasi Kekinian untuk Semua Kalangan”. Workshop ini menghadirkan narasumber dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Bapak Aldiansyah Akbar, dan dari BNI Sekuritas, Bapak Dedi Apriadi Satriyo, serta para praktisi ekonomi dan keuangan syariah nasional.
Workshop dipandu oleh Dr. Hj. Dinarwati, Sekretaris Umum DPW MES Sulbar, yang menekankan pentingnya mengenalkan instrumen investasi syariah kepada masyarakat luas.
Dalam sambutan Ketua Umum DPP MES yang dibacakan oleh Dr. Teguh Santosa, ditegaskan bahwa pasar modal syariah perlu diperkenalkan secara massif agar menjadi pilihan utama masyarakat dalam berinvestasi. “Masyarakat perlu memahami bagaimana investasi syariah bekerja, apa manfaat dan risikonya, serta bagaimana potensi ini dapat mendorong kebebasan finansial, khususnya bagi generasi muda,” ujarnya.
Gubernur: Investasi Syariah adalah Pilihan Tepat
Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, MM, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Drs. H. Herdin Ismail, MM, menyampaikan bahwa literasi investasi sangat penting di tengah maraknya investasi ilegal (bodong). “Investasi syariah menjadi pilihan yang tidak hanya aman, tapi juga mencerminkan prinsip keadilan sosial, gotong royong, dan kolaborasi. Ini adalah gaya investasi masa kini yang bisa dijangkau semua kalangan,” ungkapnya.
Komitmen Pengurus Baru MES Sulbar
Ketua DPW MES Sulbar yang baru dilantik, Dr. Rusli Said, SE., MM., menegaskan komitmennya dalam memperluas literasi dan praktik ekonomi syariah di daerah. “Kami akan aktif membangun sinergi lintas sektor agar ekonomi syariah tidak sekadar dikenal, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sulbar,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa DPW MES Sulbar siap menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang inklusif, kolaboratif, dan progresif, sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional berbasis nilai-nilai Islam.
Dihadiri Berbagai Pihak Strategis
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, antara lain:
Tim Sekretariat DPP MES dari Jakarta Perwakilan Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, Bank Sulselbar Unit Syariah, dan Maybank Unit Syariah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulbar Rektor dan pimpinan perguruan tinggi se-Sulbar, termasuk Prof. Dr. H. Anwar Sewang, M.Ag. (Rektor IAI DDI Polewali Mandar) Dewan Pakar MES, di antaranya Dr. H. Muhammad Sarja, SH., MH. dan H. Fajrul Malik, S.Ag. Ketua Lembaga Pengelola Wakaf Wilayah Sulbar, Dr. H. Husain Alfulmasi, S.Ag., MA, serta Koordinator Distribusi Wakaf, YM. Drs. Sjahrir Tamsi, M.Pd. Pj. Kepala Desa Betteng, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene bersama Kelompok UMKM Gula Aren Mahasiswa dari berbagai kampus di Sulawesi Barat
Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan
Sesi workshop berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh peserta, mayoritas dari kalangan akademisi, mahasiswa, serta pelaku UMKM. Mereka diajak memahami prinsip dan peluang pasar modal syariah sebagai strategi membangun kemandirian ekonomi umat.

Dengan pelantikan dan workshop ini, MES Sulawesi Barat berharap dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas finansial dan menjadikan ekonomi syariah sebagai bagian integral dari pembangunan yang berkeadilan.
(Laporan: YM. Sjahrir Tamsi, Ketua Departemen Komunikasi dan Publikasi DPW MES Sulbar)
