Jakarta, independennews.id -– Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, memberikan tanggapannya mengenai pelaksanaan hari pertama puasa Ramadhan 1446 H di Indonesia.
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Sabtu, 1 Maret 2025, Menag menyatakan bahwa penentuan awal puasa tahun ini berjalan dengan lancar setelah dilakukan pengamatan hilal dan konfirmasi dari berbagai pihak terkait.
Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, menyampaikan bahwa puasa Ramadhan tahun ini dimulai dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur.
“Hari pertama puasa adalah momentum penting bagi umat Islam untuk memperbarui niat ibadah dan menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh ketulusan,” ungkap Menag.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan awal bulan puasa antar wilayah, hal tersebut merupakan hal yang wajar dan perlu dihormati bersama.
Menag juga mengimbau umat Islam untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan puasa, terutama di tengah cuaca yang terkadang cukup panas.
“Pastikan sahur dan berbuka dilakukan dengan memperhatikan pola makan yang sehat dan bergizi, serta cukup air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nasaruddin Umar, MA, juga menyampaikan harapannya agar bulan Ramadhan kali ini dapat menjadi waktu yang penuh berkah bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak ibadah, berbuat kebaikan, dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.
“Semoga Ramadhan tahun ini membawa kedamaian, meningkatkan kualitas ibadah, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di Indonesia. Mari kita manfaatkan bulan yang penuh berkah ini dengan semangat untuk saling membantu dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” tutupnya.
Dengan dimulainya puasa Ramadhan pada hari ini, umat Islam di Indonesia siap menjalani ibadah puasa dengan penuh khusyuk, sambil berharap mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT. (Usman)
