independennews.id, Tarakan – Petani rumput laut di Tarakan, Kalimantan Utara, mengeluhkan harga jual rumput laut yang sangat murah, dan dinilai tidak sebanding dengan biaya pengeluaran.

Salah seorang petani, Duhan yang tinggal di Bunalatung, Tarakan, menyatakan bahwa meskipun mereka bekerja keras untuk memanen rumput laut, hasil penjualan yang diterima tidak mencukupi untuk menutupi biaya operasional yang terus meningkat.

“Setiap tahun harga rumput laut semakin turun, sementara biaya hidup dan harga bahan pokok lainnya terus naik. Kami merasa terjepit dan kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Duhan, Minggu 23/02/2025.

Dengan meningkatnya harga sembako dan kebutuhan lainnya, para petani rumput laut sangat berharap ada perhatian dari pemerintah. Mereka menginginkan ada langkah konkret untuk meningkatkan harga rumput laut agar sesuai dengan biaya yang mereka keluarkan dalam proses pembudidayaan.

Para petani berharap agar pemerintah dapat melakukan kebijakan yang mendukung sektor pertanian rumput laut ini, agar mereka tidak terus-terusan merugi. “Kami berharap agar ada solusi untuk meningkatkan harga rumput laut. Jika harga tetap rendah seperti ini, Rp7.500,-/kg, kami khawatir akan kesulitan bertahan,” tambah Duhan penuh harap.

Situasi ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah, mengingat budidaya rumput laut, merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir Tarakan. (Ridas)

By admin