Mamuju (Sulbar), independennews.id — Santri dan pembina Pondok Pesantren Darul Barakah As’adiyah Kalepu, Kabupaten Mamuju, turut hadir dan mengambil bagian dalam menyukseskan peresmian Cabang As’adiyah di Pondok Pesantren As’adiyah Raodhatu Tholibin Tadui, Mamuju.

Kehadiran keluarga besar Darul Barakah As’adiyah Kalepu dalam momentum tersebut tidak sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi wujud loyalitas, kecintaan, dan khidmat kepada organisasi dan lembaga pendidikan Islam As’adiyah.
Dengan penuh semangat kebersamaan, para santri dan pembina hadir membawa nama pondok pesantren, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarkeluarga besar As’adiyah. Kehadiran tersebut juga menjadi bagian dari upaya merawat semangat perjuangan para ulama dalam mengembangkan pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Momentum peresmian semakin istimewa dengan kehadiran Anregurutta AG. Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA., Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat As’adiyah Sengkang.
Bagi keluarga besar Darul Barakah As’adiyah Kalepu, kehadiran dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa semangat As’adiyah tidak hanya hidup di satu tempat, tetapi terus tumbuh dan berkembang melalui kebersamaan, silaturahmi, pendidikan, dan pengabdian.
Kepala MTs Darul Barakah As’adiyah Kalepu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Fatahuddin, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kebersamaan tersebut merupakan bagian dari khidmat kepada As’adiyah serta upaya menjaga hubungan kekeluargaan di antara seluruh keluarga besar As’adiyah.
“Di mana pun As’adiyah tumbuh, di sanalah kita hadir untuk menguatkan, menjaga, dan menghidupkan perjuangannya,” demikian semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.

Kebersamaan para santri dan pembina Darul Barakah As’adiyah Kalepu dalam peresmian Cabang As’adiyah di Tadui diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang perjuangan As’adiyah dalam mencerdaskan kehidupan umat melalui pendidikan dan dakwah.
Satu nama, satu khidmat, satu perjuangan: As’adiyah.
Barakka’na As’adiyah.
(Usman Laica)
