PAREPARE, independennews.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Parepare. Najim Al Haqoni, siswa SMA Negeri 1 Parepare yang aktif menekuni bidang keamanan siber, mendapat apresiasi dari sejumlah institusi setelah berkontribusi dalam menemukan dan melaporkan celah kerentanan keamanan secara bertanggung jawab.

Apresiasi tersebut datang dari sejumlah lembaga, termasuk National Aeronautics and Space Administration (NASA) melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP).

Berdasarkan dokumen apresiasi yang diterima, NASA menyampaikan penghargaan kepada Najim atas kiprahnya sebagai independent security researcher. Dalam surat bertanggal 25 April 2026 tersebut, NASA mengapresiasi upaya Najim dalam mengidentifikasi kerentanan dan menyampaikannya melalui prosedur pelaporan yang berlaku.

NASA menyebut kemampuan untuk mendeteksi sekaligus melaporkan kerentanan secara bertanggung jawab merupakan keterampilan penting dalam industri keamanan informasi.

Laporan yang disampaikan Najim disebut telah membantu NASA mengetahui adanya kerentanan yang sebelumnya belum diketahui. Temuan tersebut turut mendukung upaya NASA dalam menjaga integritas dan ketersediaan informasi.

Surat apresiasi tersebut ditandatangani Tamiko Fletcher selaku Acting Senior Agency Information Security Officer pada NASA Office of the Chief Information Officer (OCIO).

Dapat Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Apresiasi terhadap Najim tidak hanya datang dari NASA. Ia juga memperoleh Sertifikat Apresiasi dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam menemukan celah kerentanan pada situs web yang dikelola Pemerintah Kota Bekasi serta melakukan koordinasi dengan pihak Diskominfostandi Kota Bekasi.

Apresiasi serupa juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Melalui sertifikat bernomor 000.6.4/1400/2026, Najim disebut telah bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sukoharjo dalam melakukan koordinasi terkait temuan kerentanan.

Dalam dokumen tersebut, Najim juga disebut bertindak secara etis dengan menyampaikan temuan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

Salah satu temuan yang tercantum dalam sertifikat tersebut berkaitan dengan Zimbra Collaboration Suite pada salah satu layanan milik Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Tekuni Dunia Keamanan Siber Sejak Pelajar

Deretan apresiasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Najim yang masih berstatus sebagai pelajar. Kemampuannya di bidang keamanan siber tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga menunjukkan kontribusi pelajar dalam membantu meningkatkan kesadaran terhadap keamanan sistem informasi.

Najim juga tercatat pernah mengikuti kompetisi BINUS kategori Capture The Flag (CTF). Kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah bagi peserta untuk mengasah kemampuan dan keterampilan dalam bidang keamanan siber.

Bagi lingkungan pendidikan, pencapaian Najim menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMA Negeri 1 Parepare. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelajar dari daerah memiliki peluang untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknologi hingga memperoleh apresiasi dari institusi berskala nasional maupun internasional.

Dukungan Keluarga

Di balik pencapaian tersebut, dukungan keluarga turut menjadi bagian penting dalam perjalanan Najim mengembangkan minat dan kemampuannya.

Ayahnya, Arrank Jaya, S.Kom., merupakan guru di SMAN 1 Parepare. Sementara ibunya, Emmi Ratnawati, S.Ag., M.Ag., merupakan pegawai Kementerian Agama di Parepare.

Perjalanan Najim menjadi gambaran bahwa dunia pendidikan tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga mendorong pengembangan kompetensi di bidang teknologi yang semakin dibutuhkan di era digital.

Dari lingkungan sekolah di Kota Parepare, Najim Al Haqoni mampu menorehkan kiprah di bidang keamanan siber dan memperoleh apresiasi dari berbagai institusi.

Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan sekaligus menunjukkan potensi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan teknologi dan keamanan informasi secara etis dan bertanggung jawab.

(MLP)

By admin