Makassar, independennews.id -– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, melantik sebanyak 945 Bintara Remaja Polri berkemampuan Brigade Mobil (Brimob) dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Hitam Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (4/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam regenerasi sumber daya manusia Polri sekaligus memperkuat kesiapan institusi menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam amanatnya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa pendidikan kepolisian tidak hanya berorientasi pada pembentukan kemampuan teknis dan fisik, tetapi juga bertujuan membangun karakter, integritas, dan kepribadian yang selaras dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
“Yang paling utama dan mendasar dalam proses pendidikan Polri adalah menjadikan saudara-saudara bintara Polri yang berkarakter kebhayangkaraan, berintegritas, dan memiliki karakter kepribadian sesuai norma dan etika organisasi serta sikap perilaku sebagai anggota Polri,” ujar Kapolda Sulsel.
Upacara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri para pejabat utama Polda Sulsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instruktur, tenaga pendidik, serta keluarga para peserta didik yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara yang dipimpin komandan upacara, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan oleh Kapolda Sulsel sebagai simbol kesiapan para bintara remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dan pembentukan sebagai anggota Polri.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah atau janji anggota Polri. Momen sakral tersebut berlangsung di bawah naungan kitab suci yang dibawa oleh rohaniawan dari berbagai agama sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai keimanan dan keberagaman yang menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pelantikan ini menandai berakhirnya masa pendidikan para siswa sekaligus menjadi awal pengabdian mereka sebagai anggota Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai bintara remaja dengan kemampuan Brimob, para personel baru diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam berbagai tugas operasional kepolisian, mulai dari penanggulangan gangguan keamanan berintensitas tinggi, penanganan bencana, operasi kemanusiaan, hingga pengamanan kegiatan masyarakat dan objek vital.
Kapolda Sulsel juga mengingatkan para bintara remaja agar senantiasa menjaga nama baik institusi dengan menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.
Dengan bertambahnya 945 personel baru berkemampuan Brimob, Polda Sulawesi Selatan optimistis dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Selatan.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi simbol lahirnya generasi baru Bhayangkara yang siap mengemban amanah negara dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab demi terwujudnya keamanan serta ketenteraman masyarakat. (MLP)
