Polewali Mandar, independennews.id -– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 mulai menjawab harapan masyarakat Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, terkait peningkatan akses jalan. Meski pengerjaan fisik TMMD berada di wilayah Desa Bulo, jalan yang dibangun merupakan akses utama yang selama ini digunakan oleh warga Desa Lenggo.

Komandan Kodim 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin, menyampaikan hal tersebut saat meninjau lokasi pada hari pertama pelaksanaan pra-TMMD di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Minggu (1/2/2026).
Menurut Ikhwan, penentuan sasaran TMMD mempertimbangkan kondisi geografis serta status kawasan. Namun demikian, tujuan utama program tetap diarahkan untuk membantu mobilitas dan kebutuhan masyarakat Desa Lenggo.
“TMMD ke-127 ini kami fokuskan pada akses jalan yang secara fungsi digunakan oleh masyarakat Desa Lenggo. Secara administrasi, lokasi ini memang masih berada di wilayah Kecamatan Bulo, meskipun lebih dekat ke Kecamatan Tutar. Jalur ini sangat vital bagi warga,” ujar Ikhwan.

Ia mengakui, selama ini masyarakat Desa Lenggo menghadapi keterbatasan infrastruktur, khususnya akses jalan. Kondisi tersebut kerap menyulitkan aktivitas warga, terlebih saat terjadi bencana alam seperti tanah longsor. Permasalahan itu bahkan sempat menjadi sorotan luas, baik di media sosial maupun media nasional.
Ikhwan menambahkan, aspirasi masyarakat Desa Lenggo telah disampaikan melalui berbagai mekanisme, mulai dari audiensi dengan Kodim 1402/Polman hingga rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Polewali Mandar. Dari proses tersebut, dilakukan koordinasi lintas sektor untuk mencari solusi yang memungkinkan.
“TMMD tetap dilaksanakan dengan memperhatikan aturan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, pengerjaan difokuskan pada jalur yang secara legal dapat dikerjakan, namun manfaatnya tetap dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Lenggo,” jelasnya.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga berperan aktif dengan menetapkan peningkatan akses jalan menuju Desa Lenggo sebagai bagian dari program berkelanjutan untuk membuka keterisolasian wilayah.
Melalui TMMD ke-127, Ikhwan berharap konektivitas antarwilayah dapat semakin baik serta mendorong sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat memahami bahwa TMMD ini merupakan bagian dari proses bertahap. Jalan yang dikerjakan adalah akses warga Lenggo, dan manfaatnya tetap diperuntukkan bagi masyarakat Lenggo,” tutupnya.

TMMD ke-127 tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. (Zik)
