Mamuju, independennews.id — MTs Ainun Sahab Landi Kabupaten Mamuju, Sulbar, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 08–09 Desember 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di gedung MTs Ainun Sahab Landi ini diikuti oleh para guru dari MTs Ainun Sahab Landi, MA Ainun Sahab Landi, serta MTs Ainun Syahab Ma’arif Karampuang.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Ma’ruf D., S.Pd, yang menyampaikan berbagai materi terkait penguatan implementasi kurikulum berbasis cinta di lingkungan madrasah.

Materi Hari Pertama
Pada hari pertama, Senin (08/12/2025), peserta mendapatkan pemaparan mengenai:

Filosofi dan prinsip dasar Kurikulum Berbasis Cinta Integrasi nilai cinta dan empati dalam perencanaan pembelajaranWorkshop analisis KI–KD serta penyusunan tujuan pembelajaran berbasis cinta
Sesi ini menekankan pentingnya menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan pendekatan humanis dalam proses perencanaan dan pengembangan pembelajaran di madrasah.
Materi Hari Kedua
Pada hari kedua, Selasa (09/12/2025), narasumber melanjutkan materi yang lebih aplikatif, meliputi:

Strategi pembelajaran yang membangun ikatan emosional positif Workshop perancangan aktivitas pembelajaran interaktif dan berempati Asesmen autentik yang memanusiakan dan memberdayakan peserta didik Refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi workshop yang memberikan kesempatan langsung untuk merancang model pembelajaran yang menekankan interaksi positif antara guru dan siswa.
Pernyataan Kepala Madrasah
Kepala MTs Ainun Sahab Landi, Muh. Salim, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.

“Kami berharap penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dapat menciptakan suasana belajar yang lebih humanis, menyenangkan, dan memberdayakan peserta didik. Dengan pelatihan ini, guru-guru dapat menyusun pembelajaran yang tidak hanya fokus pada kognitif, tetapi juga pada penguatan karakter dan empati,” ujar Muh. Salim.
Kegiatan Bimtek ini, tegasnya, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Madrasah Ainun Sahab, serta menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam mengembangkan kurikulum yang berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan dan cinta. (Usman Laica)
